Daisypath Anniversary tickers

Sahabat Sejati

Bagian IV

Di kamar, Lisa masih berfikir, kenapa sikap Sisil tiba-tiba berubah? dan apa maksud percakapannya dengan bibi di dapur tadi? Lisa bergegas mandi, berharap Sisil tidak menunggunya terlalu lama.

” Sil.. ayo berangkat” ajak Lisa. Pagi ini Lisa lebih rapi dari biasanya, dia memakai baju muslim warna pink dan celana jeans. setidaknya lebih rapi dari pakaian Lisa yang sehari-hari hanya memakai kaos dan jeans belelnya.

” Wah.. Lis hari ini kau cantik sekali,” goda Sisil.

” Kau itu.. pintar sekali menertawakanku, tinggal baju ini yang ada di lemari mu Sil ” jawab Lisa, sedikit tidak nyaman dengan baju tertutup seperti itu.

” Hmm.. kau terlihat selalu cantik saat memakai baju seperti itu Lis, ” Sisil tersenyum, menginggat Lisa hanya sekali memaki baju itu, saat lebaran tahun kemarin. Baju itu pun yang memilih Sisil, dia ingin melihat Lisa terlihat berbeda saat lebaran.

” Iya Sil, aku tahu.. aku memang sangat cantik, kapan kita berangkat? ” jawab Lisa menggoda sahabatnya itu.

” Ayo berangkat.. ” Sisil beranjak menuju garasi, di ikuti Lisa.

” Bi.. aku berangkat dulu ya!! ” teriak Lisa, tertawa melihat bibi yang berlari menuju garasi, menjawab dengan senyuman.

Di dalam mobil, Lisa hanya bisa mendengarkan radio. Sisil fokus menyetir, padahal Lisa ingin sekali tahu apa yang sebenarnya terjadi. Lisa tahu, Sisil sangat tidak suka ada yang tahu masalahnya, tapi Lisa kan sahabatnya? tidak ada salahnya Sisil bicara.

” Kenapa Sisil tidak bicara? apa lebih baik aku yang bertanya?” gumam Lisa dalam hati, masih ragu, haruskah dia mencari tahu apa sebenarnya yang sedang terjadi dengan Sisil.

” Sil.. ” Lisa memulai pembicaraan, dengan suara lirih yang hampir tidak terdengar.

” Iya Lis, kenapa?” jawab Sisil tanpa melihat Lisa.

” Aku.. ” belum selesai Lisa biara Sisil sudah menyahut.

” Aku tahu apa yang kamu pikirkan Lis, bisakah kita membicarakannya dirumah? hari ini aku ingin bersenang-senang denganmu Lis, aku mohon ” kata Sisil, tersenyum melihat Lisa yang terdiam.

” Oke.. ” Lisa sedikit lega, ternyata Sisil tidak menyembunyikan apapun darinya.

Sampainya di supermarket, Lisa berlari.. tak sabar ingin membeli beberapa bahan masakan yang nantinya akan di masak oleh Sisil. Sisil mengejar sahabatnya itu, berteriak..

” Lis.. tunggu aku, larimu cepat sekali ” ujar Sisil terengah-engah.

” Maaf Sil, aku sudah tidak sabar ” Lisa mengenggam tangan sahabatnya itu.

” Iya Lis.. tapi jangan lari seperti itu, lihat.. banyak orang yang melihat kita ” jawab Sisil sedikit malu.

” Iya iya Sisil.. ayo cepat kita masuk ” ajak Lisa seraya mengambil keranjang belanja.

” Oh iya Sil, kita mau belanja apa? ” tanya Lisa sedikit bingung.

” Kau lupa ya Lis? besok kan hari pertama puasa, aku akan masak spesial untuk kita sahur ” jawab Sisil.

Lisa diam mendengar jawaban Sisil. Hampir setahun dia tidak lagi shalat, memang Sisil sering mengajaknya beribadah. Tapi sejak Sisil berubah, tidak ada lagi yang mengingatkannya. Hari ini, Sisil kembali mengingatkannnya, mungkin ini awal yang baru, pikir Lisa.

” Baik Sil.. puasa pertama, aku ingin es buah, emm.. tidak, puding Sil ” jawab Lisa sedikit bingung dengan menu puasa pertamanya.

” Ambillah bahan makanan yang kau suka Lis, aku akan mengajarimu memasak ” kata Sisil menggoda Lisa.

” Apa? aku belajar memasak? hmm.. oke, siapa takut ” tantang Lisa, beranjak menuju tempat buah-buahan.

” Kau tahu Sil? aku akan membuat es buah tersegar yang pernah ada ” kata Lisa mengambil buah melon, menciumnya.. berharap ada aroma manis disana.

” Iya Lis.. dan aku akan membuat balado telur, deal? ” jawab Sisil.

Lisa hanya mengangguk, kembali sibuk dengan buah pilihannya. Setelah selesai memilih buah, Lisa menhampiri Sisil yang sibuk memilih cabai.

” Sil.. ada bedanya ya cabai itu? ” tanya Lisa, pedas melihat Sisil sibuk memilih cabai.

Sisil tersenyum mendengar komentar Lisa.

” Sudah selesai Lis? ayo pulang ” ajak Sisil, melihat keranjang belanja Lisa.

” Sudah.. ayo “

Mereka beranjak meninggalkan supermarket yang mulai ramai pengunjung itu, antri di kasir. Setelah selesai membayar semua barang belanja, Sisil mengajak Lisa untuk mampir ke warung bakso langganan mereka.

” Lis, kamu mau pesan apa? ” tanya Sisil,

” Es jeruk Sil, aku haus ” jawab Lisa sambil memperhatikan suasana warung.

” Pak, bakso komplitnya 1, es jeruknya 2 ya pak, makasih ” pesan Sisil pada penjual bakso.

” Iya mba, tolong di tunggu sebentar ya? ” jawab si penjual, masih serius dengan masakannya.

Sisil menghampiri Lisa yang bermain sedotan.

” Sil.. kapan kau akan cerita?” tanya Lisa tak sabar, berharap Sisil cepat bercerita.

” Nanti di rumah Lis, sabar ya.. ” jawab Sisil.

Di dalam hati, Sisil masih ragu, haruskah dia membagi masalahnya dengan Lisa?

Pesanan Sisil sudah datang, dia cepat-cepat menghabiskan baksonya.

” Lis, ayo cepat pulang.. ” ajak Sisil, merasa risih dengan warung itu.

Lisa melihat perubahan sikap sahabatnya itu, di lihatnya sekeliling warung itu. Tidak ada yang aneh, pikir Lisa. Mungkin Sisil sakit perut.. Lisa mencoba mencari alasan. Tapi di seberang warung itu Lisa melihat sosok laik-laki yang terus memperhatikan Sisil. Lisa setengah berlari mengikuti Sisil ke mobil. Di dalam mobil Sisil terlihat pucat. Lisa memegang tangan Sisil, dingin.

” Sil, kamu baik-baik saja?” tanya Lisa khawatir.

” Tolong kamu yang menyetir Lis,” jawab Sisil gugup.

Lisa hanya mengangguk, mengambil alih kemudi. Lisa menginjak gas kuat-kuat, berharap cepat sampai rumah, dengan berbagai pertanyaan. Siapa laki-laki itu? kenapa memperhatikan Sisil? kenapa Sisil takut? Lisa hanya terdiam.

Sahabat Sejati

Bagian III

Lisa kembali duduk, menatap makanannya.

” Sil, cepat kemari.. ” ajak Lisa, berharap Sisil cepat kembali ke ruang makan dan menemaninya sarapan.

” Iya Lis.. ” teriak Sisil dari dapur, berlari kecil menuju ruang makan, tersenyum.

” Kau itu kenapa? makanlah, sedikit saja.. kau bisa sakit Sil, ” tanya Lisa khawatir.

” Aku tidak nafsu makan Lis, habiskan makananmu, aku ke kamar dulu ” jawab Sisil, beranjak pergi dari ruang makan.

Lisa hanya terdiam, melihat tingkah sahabatnya itu. Baru kali ini Sisil membiarkan Lisa makan sendiri, bahkan meninggalkan Lisa. Lisa tahu ada sesuatu yang di sembunyikan sahabatnya itu, tapi apa? Lisa menghabiskan makanannya sambil berfikir kemungkinan apa yang bisa membuat Sissil sangat berubah hari ini. Di dapur, bibi terisak, dia tahu apa yang membuat Sisil berubah. Lebih dari tahu, bahkan bibi sendiri sangat mengerti, dia menyesal kenapa saat itu tidak menolong Sisil.

” Bi.. aku sudah selesai, tolong piringku di cuci ya bi, makasih ” ujar Lisa mengejutkan bibi.

” Ehh.. iya non, di taruh meja tidak apa-apa, nanti bibi bersihkan ” jawab bibi, berusaha menhapus air matanya.

” Loh.. bibi kenapa? kok nangis? ada masalah sama Sisil ya bi? ” tanya Lisa ingin tahu.

” Tidak non.. bibi baik, ini tadi bibi habis mengupas bawang ” kilah bibi.

Lisa tahu bibi menyembunyikan sesuatu tentang Sisil. Lisa sangat kenal bibi, dia orang yang tidak pandai berbohong.

” Bi.. aku kan sahabat Sisil, kalau Sisil ada apa-apa, aku juga harus tahu, dia sudah cukup tahu aku, tapi kau belum.. ayolah bi, bantu aku, ya? ” rayu Lisa berharap bibi menceritakan apa yang terjadi dengan Sisil.

Bibi bingung, apakah dia harus menceritakan semua pada Lisa, agar Lisa bisa membantu Sisil, atau tidak menceritakannya dan membuat dia diacuhkan Sisil. Bibi ingat saat Sisil masih bayi, bibi yang merawatnya seperti merawat anak sendiri. Bahkan bibi lebih sayang dengan Sisil daripada dengan anaknya sendiri. Tapi sejak kejadian itu, bibi merasa tidak berguna dimata Sisil, tidak bisa menolong Sisil saat itu. Bibi menangis mengingat semua kenangan bersama Sisil.

” Lis.. cepat mandi, setelah itu temani aku belanja makanan ” ujar Sisil mengejutkan.

Bibi langsung menghapus air matanya dan kembali membersihkan piring. Lisa heran, kenapa Sisil bisa tiba-tiba muncul.

” Oke Sil, tunggu sebentar ” jawab Lisa, berlari menuju kamar Sisil.

Sahabat Sejati

Bagian II

Sudah tiga kali bibi mengetuk pintu kamar Sisil, tetap tak ada jawaban.

" Non Sisil, nyonya minta non ikut sarapan di ruang makan " ujar bibi, berusaha membangunkan nonnya itu, tentu saja bibi tidak berani masuk ke kamar Sisil. Dulu Sisil pernah hampir mengusir bibi karna membersihkan kamarnya, hanya Lisa yang bolehmasuk kamar Sisil, entah apa yang disembunyikan Sisil di kamarnya.

" Hoammpt.. " Sisil menguap, sedikit mengeliat. Di lihatnya Lisa masih tidur pulas.

" Iya bi, sebentar lagi aku turun.. " jawab Sisil" Baik non.. " ujar bibi, tersenyum.. Akhirnya dia berhasil membangunkan nonanya itu, tiap kali Lisa datang di rumah itu, Sisil selalu berubah menjadi anak yang manis, hanya di saat itulah bibi bisa sedikit lega, setidaknya Sisil tidak akan terus-terusan berteriak, menangis, dan melempar semua yang ada di dekatnya.

" Lisa.. bangun, mama sudah menunggu kita sarapan " Sisil membangunkan Lisa, mengelus rambut panjang Lisa.

" Hmmm.. kapan mama mu pulang Sil? " tanya Lisa, masih dengan mata terpejam.

" Aku selalu tidak tahu kapan mereka masuk dan keluar dari rumah ini Lisa, " jawab Sisil, sedikit getir.

Lisa tahu, Sisil tidak pernah mau peduli dengan orang lain, meskipun mereka orang tua Sisil sendiri. Lisa beruntung Sisil masih peduli dengannya, hal itu berarti Lisa adalah orang yang penting bagi Sisil.

" Baiklah Sil, aku akan cuci muka dan gosok gigi, setelah itu kita turun untuk makan " sahut Lisa penuh semangat, sambil berlari ke kamar mandi.
Sisil tertawa melihat tingkah Lisa, sahabatnya yang tidak bisa jauh dari kata makan dan makanan. Setiap kali Lisa datang, Sisil akan selalu membuatkannya masakan kesukaan Lisa. Entah sejak kapan Lisa sangat menyukai masakan Sisil, dan Sisil pun tak pernah tahu apa yang membuat Lisa begitu menyukai masakannya.

" Ayo Sil, aku sudah lapar.. " ajak Lisa.
Sisil hanya mengangguk, mengikuti langkah Lisa menuruni anak tangga. Di ruang makan, hanya ada bibi yang sedang membereskan sisa tempat makan. Bibi tidak berani melihat nonanya,

" Non pasti akan marah, kalau tahu nyonya sudah berangkat kerja, tapi kan ada non Lisa, pasti non Sisil tidak marah " gumam bibi dalam hati.

" Bi.. mama dimana? " tanya Sisil.

" Maaf non, tadi nyonya buru-buru berangkat kerja, ada rapat.. " jawab bibi.

Sisil diam, Lisa hanya bisa melihat Sisil, dia tidak tahu apa yang sekarang ada di pikiran sahabatnya itu. Tiba-tiba Sisil tersenyum sinis, mengambil piring, mengisinya dengan nasi dan lauk.

" Lisa, cepat ambil.. tadi kau bilang sudah lapar bukan? " Sisil menyodorkan nasi ke piring Lisa.

" Iya Sil.. " turut Lisa.

Sisil masih terdiam, menunduk melihat makanannya. Di aduknya makanan yang ada di piring hingga berbunyi. Lisa hanya memandang Sisil, tak berani bicara, apa lagi menegur. Sisil selalu merasa bisa menyelesaikan masalahnya, hingga dia tak pernah membagi masalahnya dengan Lisa. Lisa memegang tangan Sisil, tersenyum.

" Sil, kau ada masalah? bisa bicara denganku? aku tahu kau tidak suka masalahmu di ketahui orang lain, tapi aku sahabatmu.. aku ingin membantumu" ujar Lisa sabar, berusaha bersikap seperti Sisil ketika dia ada masalah.

Sisil menatap Lisa, menangis.. Sisil beranjak dari kursi, membawa makanannya ke dapur. Bibi
mengikuti Sisil menuju dapur.

Sisil tersenyum, " Bi, tolong buang makanan ini, hari ini aku tidak makan " .

Bibi hanyak mengangguk dan menerima piring Sisil. Sisil memandang wajah bibinya itu.

" Bi, maaf kalau selama ini Sisil menyusahkan bibi.. " kata Sisil seraya memegagng tangan bibinya.

" Iiya non.. bibi tau, " jawab bibi sambil gemetaran.

" Terima kasih bi, hari ini aku sudah berusaha meringankan pekerjaan bibi untuk membersihkan pecahan piring bukan? aku benar-benar baik " ujar Sisil sinis.

Ada sedikit kebencian di mata Sisil. Tanpa Sisil ketahui, dari tadi Lisa mengikuti Sisil ke dapur, dan mendengar semua perkataan Sisil. Lisa bingung, sebenarnya ada masalah apa Sisil dengan bibi? kenapa sikap Sisil sangat berbeda dengan bibi? Lisa berpikir keras, beranjak menuju meja makan.

Sahabat Sejati

Bagian I

Lisa tetap sibuk dengan rokoknya, meski hujan sudah reda.

” Jangan terlalu banyak menghisap rokok Lis, itu tidak baik ” sapa Sisil, menepuk bahu Lisa. Lisa hanya memandang Sisil dengan tatapan bosan.

” Dan jangan memandangku dengan tatapan seperti itu! ” lanjut Sisil.

” Lalu apa yang harus aku lakukan? menertawaimu? atau, ganti menasehatimu? maaf Sil, kau kenal aku, dan aku bukan orang yang seperti itu ” jawab Lisa datar.

” Lisa, tidak berarti karena masalah keluargamu, kau bebas seperti ini.. kau sahabatku, dan aku berhak untuk menasehatimu ” ujar Sisil seraya memeluk Lisa.

Sudah lama orang tua Lisa sangat sibuk dengan pekerjaan mereka, sering bertengkar, bahkan Papa Lisa yang diketahui memiliki istri muda, hal itu lah yang menyebabkan orang tua Lisa memutuskan untuk berpisah. Kini Lisa tinggal dengan kakak laki-lakinya, Ricky.

Lisa tertegun, memandang Sisil.

” Sil, aku lapar.. apakah kau akan membiarkanku kelaparan? ” tanya Lisa.

” Tentu saja tidak, keringkanlah bajumu.. aku akan membuatkanmu nasi goreng dang segelas susu hangat ” jawab Sisil sambil tertawa.

Sisil hafal betul dengan masakan kesukaan Lisa, sudah hampir 18 tahun ini ,mereka bersahabat. Lisa menuju kamar Sisil, menggambil satu stel baju tidur yang memang Lisa tinggal, karena sering menginap di rumah Sisil.

” Lisa.. cepat keluar, nasinya sudah matang.. ” teriak Sisil dari dapur.

Lisa berjalan cepat menuju dapur, tentu Lisa sangat lapar, dia juga tahu sahabatnya itu memang pandai memasak.

” Hmmm.. harum sekali masakanmu Sil, aku lapar.. ” ujar Lisa.

” Makanlah sampai kenyang Lis, setelah itu kau masih janji menceritakan masalahmu, ” jawab Sisil pengertian.

” Oke Sil.. janji, setelah makan, aku akan mengatakan semuanya, tapi.. temani aku makan “

Sisil mengiyakan permintaan Lisa, dia tahu Lisa sangat tidak suka makan sendiri. Lebih baik tidak makan daripada makan tanpa teman, kata Lisa. Sisil mengambil piring dan sendok, mengisinya dengan sedikit nasi goreng. Malam itu mereka menikmati makan bersama, yang mulai mereka lakukan sejak TK.

Selesai makan, Lisa mengambil sebatang rokok.

” Lis, maafkan aku, kau tahu.. aku tidak suka dengan bau rokok ” cegah Sisil ketika Lisa menyulut korek api.

” Maaf Sil, seharusnya aku ingat.. ” Lisa mengurungkan niatnya untuk menghisap rokok di depan sahabatnya itu.

” Iya LIs, aku tahu.. istirahatlah, besok kau masih bisa menjelaskannya padaku ” Sisil memandang wajah Lisa yang sayu, berharap Lisa cepat istirahat. Dia tak ingin Lisa sakit karna kurang tidur.

” Baiklah Sil, kau yang memintaku.. ” jawab Lisa.

Malam itu, Lisa dan Sisil tidur nyenyak.. tak ada satupun yang membuat mereka memaksakan diri untuk saling mengerti. Seakan hal itu sering terjadi.. dalam deras hujan, Lisa berlari.. terisak menuju rumah Sisil.

UNDANG-UNDANG TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK

BAB VI
NAMA DOMAIN, HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL,
DAN PERLINDUNGAN HAK PRIBADI
Pasal 25
Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang disusun menjadi karya intelektual, situs internet, dan karya intelektual yang ada di dalamnya dilindungi sebagai Hak Kekayaan Intelektual berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan.

Pasal 26
(1) Kecuali ditentukan lain oleh Peraturan Perundang-undangan, penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan Orang yang bersangkutan.
(2) Setiap Orang yang dilanggar haknya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat mengajukan gugatan atas kerugian yang ditimbulkan berdasarkan Undang- Undang ini

BAB VII
PERBUATAN YANG DILARANG

Pasal 27
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronikdan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronikdan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.
(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronikdan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/ataupencemaran nama baik.
(4) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronikdan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman

Pasal 32
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak,menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu Informasi Elektronikdan/atau Dokumen Elektronik milik Orang lain atau milik publik.
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan caraapa pun memindahkan atau mentransfer Informasi Elektronik dan/atau DokumenElektronik kepada Sistem Elektronik Orang lain yang tidak berhak.
(3) Terhadap perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang mengakibatkanterbukanya suatu Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang bersifat rahasia menjadi dapat diakses oleh publik dengan keutuhan data yang tidak sebagaimana mestinya.

Pasal 35
Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan manipulasi, penciptaan, perubahan, penghilangan, pengrusakan Informasi Elektronikdan/atau Dokumen Elektronik dengan tujuan agar Informasi Elektronik dan/atauDokumen Elektronik tersebut dianggap seolah-olah data yang otentik.

Pasal 36
Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 sampai dengan Pasal 34 yang mengakibatkan kerugian bagi Orang lain.

BAB XI
KETENTUAN PIDANA

Pasal 45
(1) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat(1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
(2) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat(1) atau ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahundan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
(3) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau dendapaling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah)

Pasal 48
(1) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat(1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan/ataudenda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).
(2) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat(2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun dan/ataudenda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).
(3) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat(3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/ataudenda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah)

Pasal 51
(1) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau dendapaling banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah)

nggak tau kenapa, tiba-tiba jadi kepikiran nyari info tentang UU IT.. takutnya habis nyandur artikel orang lain tiba-tiba di gugat, nggak etis kan? lagipula.. UU IT ini juga melindungi pengguna teknologi kok, mungkin ja bermanfaat untuk antisipasi :)

pengen..

bisa kaya tahun* lalu..
gampang banget bikin puisi, sajak, cerpen, atau apalah itu namanya..
mungkin hobi itu perlu gw ulang lagi, berhubung akhir* ini gw lagi banyak banget ide.
hmm.. jadi inget beberapa puisi yang terbuang sia*
sayang.. mungkin mereka, bahkan gw anggep itu karya yang nggak berharga,
tapi, bukannya selama berusaha, semua ada hasilnya?


di mulai dari hari* yang akan datang, gw mau nyoba bikin lagi,
nggak ada salahnya kembali ke pribadi gw yang lumayan mellow,
toh kalo menurut orang lain itu nggak berguna, nggak berharga..
tapi buat gw itu salah satu hal berharga yang pernah gw lakuin

makai bahasa baku dan benar, mudah di pahami, sesuai sama EYD,
gw bakal berusaha semampu gw.. ( jadi inget pernah bikin karya tulis "Canting" )
yakin.. bisa tu karena terbiasa :)

SENJA DI PELABUHAN KECIL



Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

1946
oleh Chairil Anwar

kehilangan lagi...

emang, gw udah biasa sama yang namanya kehilangan,perpisahan, atau apalah itu namanya..
kehilangan hal yang terpenting dalam hidup gw..
kehilangan sosok seorang ayah, bukan cuma figurnya, tapi semua..
perhatian, kasih sayang, bahkan rasa nyaman dengan ayah,
kehilangan seorang teman, teman yang sangat nyaman, yang bisa minjemin bahunya buat gw waktu sedih, yang bisa saling berbagi senyum..
mungkin gw perlu bikin list kehilangan gw,
dari hal yang paling penting, berharga, sampe hal yang kurang penting..

besok tgl 15 agustus 2010
mungkin hari yang baru buat gw..
kehilangan lagi sosok seorang sahabat,
temen yang nggak cuma bisa minjemin bahunya buat gw waktu sedih, yang bisa saling berbagi senyum, tapi lebih dari itu, temen yang selalu njaga gw.. temen yang selalu jadi pendengar gw, temen yang nggak pernah judge gw, temen yang punya pandangan, pikiran sama kaya gw..
temen yang sangat nyaman buat gw..
dia cuma pindah ke Jogja buat kuliah,
tapi rasanya itu terakhir kali gw ketemu dia,
terakhir kali gw lihat senyum dia,
terakhir kali gw denger nasehat dia..
dan awal tangisan gw buat dia,
betapa nggak relanya gw,
dibalik itu, gw yakin.. dia bisa jadi sahabat terdekat yang gw punya,
do'a gw.. apa yang selama ini gw dan dia pengen bisa jadi kenyataan..
itu hal yang senggaknya bisa bikin gw tetep bahagia,
inget semangatnya yang nggak pernah nyerah..


♥ ♥ will miss you my best friend ♥ ♥

marhaban ya ramadhan

hari pertama puasa di tahun 1431H,
sedikit kaget, udah bulan ramadhan..
tahun ini, banyak harapan gw ( yang insya Allah gw usahain )
berhubung tahun* sebelumnya gw diberi rejeki, nikmat yang gag terkira sama Allah, tahun ini gw nyoba buat jadi PRIBADI MUSLIM yang lebih baik dan benar :)semoga tercapai, amin..

tahun ini gw pengen bisa puasa dengan baik,
nyoba nahan yang namanya nafsu..
sholat lebih rajin dari biasanya,
insya Allah sholat* sunnah lainnya..
khatam Al Qur'an,
entah gimana rasanya, kurang terbiasa baca Al Qur'an.
sedekah yang ikhlas,

cuma itu sih yang pengen gw lakuin di bulan yang penuh rahmat ini..
semoga keinginan gw ini tercapai, dan lancar sampe selesai, amin..



SEMOGA AMAL PAHALA KITA DI BULAN RAMADHAN DITERIMA OLEH ALLAH SWT, AMIN..

mereka tetap seekor katak

jaman sekarang, banyak orang yang memelihara hewan ( pet ) dari yang sebelumnya sekedar hewan-hewan lucu nan mengemaskan ( anjing, kucing, dll ), beralih ke hewan yang keren dan galak ( ular, biawak, buaya, dll ), hingga hewan yang menurut sebagian orang menjijikkan..
berhubung tiap pribadi itu berbeda-beda, ada juga yang nyaman dengan memelihara katak, menurut saya, katak.. hewan yang aneh, mendekati kata unik, menarik, sedikit membutuhkan rasa tidak jijik untuk memegang, bahkan memelihara, manja.. karena butuh perawatan yang benar ( bukankah semua hewan memang butuh perawatan yang benar? ). ada banyak jenisnya juga.. katak yang pertama kali membuat saya jatuh hati, jenis katak pohon, dengan warna yang menyolok, sangat stylish, tidak terlalu menjijikkan ( karena tidak hidup ditanah, melainkan hidup di pohon )
ada sedikit niat dan minat untuk memelihara katak pohon, entah kapan bisa terlaksana.. yakin, saya benar-benar tidak pandai soal katak, mungkin setelah ada seorang teman yang mau berbagi ilmunya, saya siap memelihara katak ( yang tidak beracun tentunya).

ini adalah sebagian jenis katak yang menurut saya sangat unik :)
( sebagian orang bilang mereka jenis yang aneh )

1. Katak Pelangi



Katak Pelangi Malagasy adalah katak yang tinggal di hutan kering berbatu Madagaskar’s Isalo Massif, dimana ia berkembang biak di kolam dangkal sementara yang ditemukan di lembah. Jenis ini juga beradaptasi dengan mendaki dalam lingkungan berbatu-batu, dan bahkan pada permukaan vertikal. Ketika terancam, katak ini akan mengembangkan diri sebagai mekanisme pertahanan terhadap predator.

2. Katak Transparan



Hyalinobatrachium pellucidum, juga disebut sebagai katak kaca atau kristal karena kita dapat melihat melalui dagingnya yang transparan. Jenis ini tidak baru, tapi yang pasti terancam punah.

3. Katak Atelopus



Katak Atelopus yang dikenal dengan banyak nama seperti katak badut atau Kosta Rika Variable Harlequin Toad. Katak, tersebut adalah jenis katak neo-tropis yang dulunya hidup cukup luas tersebar di seluruh Kosta Rika dan Panama. Spesies ini terancam kritis dan sekarang hanya tinggal sedikit terutama tersisa hanya di Panama.

4. Katak Vietnam



Theloderma corticale, atau katak berlumut Vietnam, adalah spesies katak dalam keluarga Rhacophoridae. Katak ini ditemukan di Vietnam dan mungkin Cina. Habitat alamnya subtropis atau hutan dataran rendah tropis yang lembab, hidup dalam air tawar, dan daerah berbatu. Nama umum dari katak berlumut timbul dari kenyataan bahwa kulit yang berbintik-bintik hijau dan hitam yang menyerupai lumut tumbuh di batu, dan bentuk yang efektif kamuflase atau penyamaran.

sekian, 4 jenis katak yang menurut saya sangatlah unik,
boleh di coba asalkan tidak beracun, :')

saya menyebutnya sahabat

hal apa yang paling bekesan saat duduk di bangku SMA?
sahabat tentunya..
setelah 3tahun di SMA, mengalami masa pahit manis..
gw jadi tau, siapa, bagaimana sahabat yang terbaik buat gw..

Zulfa Auliatuzzahroh
sahabat gw yang paling tau luar dalem gw.. hampir semua masalah gw curhat ma dy..
dy orangnya ramah, nyaman.. tiap deket, betah rasanya,gag bisa bohong.. pendengar yang baik,selalu kasih semangat, saran, nasehat, sampe pencerahan jiwa buat gw. sedikit cerewet, sangat religius, selektif, hemat, bisa njaga gw dari hal* yg gag seharusnya gw lakuin, dy gag pernah judge gw.. apapun yang gw lakuin, tapi kalo tau gw salah, dy jadi cerewet, sistem menasehati yang bikin miris+nyesel banget.. dy suka banget sama kupu-kupu, gag tau kenapa ( gw kurang memahami dy ) mungkin dy pengen suatu saat bisa terbang bebas kaya kupu-kupu, hal yang bisa nyatuin gw sama dy = kegilaan, qta sama* gila di saat tertekan :)

Mir'ah Hayah Mukasyafah Fauziyah
sahabat gw yang paling cuek, simple, sedikit tertutup..
suka banget gag curhat, kalo masalahnya ketauan, baru curhat..
gag suka pelajaran akuntansi, suka nggambar, suka band* indie, suka main, simple.. apa adnya, gag pernah ribet dalam hal apapun,pendengar yang baik, moody.. sering sensi tanpa alesan, sering bikin gw ngakak, kadang bikin joke yang garing.. but, gw suka style dy, berantakan..
hal yang bisa nyatuin gw sama dy = kegilaan, qta sama* gila di saat tertekan :)

gw sayang mereka..
setidaknya, menurut gw, mereka sahabat terbaik yang saat ini gw punya :)

Newer Entries » « Older Entries

Pages

Digital Clock

VISITOR'S

map widget

About This Site